{"fatawa":{"id":11163,"title":"Apakah Diwajibkan Mentaati Bapak Saya Dalam Memilih Calon Suami dan Bagaimanakah Saya Mempertimbangkan Akhlaknya ?","slug":"apakah-diwajibkan-mentaati-bapak-saya-dalam-memilih-calon-suami-dan-bagaimanakah-saya-mempertimbangkan-akhlaknya","order":"","question":"<p>Bapak saya mengira bahwa seseorang yang akan menikahi anak perempuannya  haruslah berasal dari satu kebangsaan yang sama, bapak saya senang ikut  campur dalam segala urusan saya, apakah anda bisa mencarikan dalil bahwa  seorang wanita berhak untuk memilih sendiri calon suaminya tanpa  melihat dari sisi kebangsaannya, selama dia taat beragama dan akhlaknya  baik. Bapak saya meyakini bahwa wanita tidak berhak menentukan  pilihannya, hak tersebut dianggapnya hanya dia yang berhak menentukan.  Saya mengira bahwa dia akan memilih sesuai pilihannya dari kebangsaan  yang sama. Maka apakah boleh bagi seorang gadis memilih sendiri jika dia  mendapatkan laki-laki yang sekufuk, meskipun bapaknya tidak setuju  karena masalah kebangsaan ?, Sebagaimana bapak saya yang memilih agama  sesuai dengan keinginan hawa nafsunya, karena beliau menyukai untuk  dilihat sebagai orang kaya, berkuasa dan keagungan namanya. Apakah  memungkinkan bagi anda untuk memberikan sebuah doa agar bapak saya  akhlaknya berubah menjadi lebih baik, dan menjadi sosok yang mudah  bergaul ?, saya mohon bantuan anda&hellip;<\/p>","answer":"<div class=\"answer\">\r\n<p>Alhamdulillah<\/p>\r\n<p>Pertama:<\/p>\r\n<p>Persyaratan seorang wali      termasuk salah satu syarat pernikahan, dan tidak sah seorang wanita menikah      tanpa persyaratan tersebut. Inilah yang benar dan merupakan pendapat jumhur      ulama, bisa dibaca ulang pada jawaban soal nomor: <a href=\"http:\/\/islamqa.info\/id\/2127\">2127<\/a>.<\/p>\r\n<p>Orang yang paling berhak      untuk menjadi wali adalah seorang bapak, namun jika beliaunya berhalangan      maka perwaliannya berpindah kepada wali berikutnya, seperti kakek.<\/p>\r\n<p>Baca juga rincian masalah ini      dan dalil-dalilnya pada jawaban soal nomor: <a href=\"http:\/\/islamqa.info\/id\/7193\">7193<\/a> dan     <a href=\"http:\/\/islamqa.info\/id\/31119\">31119<\/a>.<\/p>\r\n<p>Kedua:<\/p>\r\n<p>Sedangkan syarat-syarat dan      kreteria yang sesuai dengan syari&rsquo;at yang sebaiknya ada pada seorang suami,      yang paling penting adalah agama, Nabi &ndash;shallallahu &lsquo;alaihi wa sallam-      bersabda:<\/p>\r\n<p>( \u0625\u0630\u0627 \u062c\u0627\u0621\u0643\u0645 \u0645\u0646 \u062a\u0631\u0636\u0648\u0646 \u062f\u064a\u0646\u0647 \u0648\u062e\u0644\u0642\u0647 \u0641\u0623\u0646\u0643\u062d\u0648\u0647      \u0625\u0644\u0627 \u062a\u0641\u0639\u0644\u0648\u0627 \u062a\u0643\u0646 \u0641\u062a\u0646\u0629 \u0641\u064a \u0627\u0644\u0623\u0631\u0636 \u0648\u0641\u0633\u0627\u062f \u0643\u0628\u064a\u0631 ) \u0623\u062e\u0631\u062c\u0647 \u0627\u0644\u062a\u0631\u0645\u0630\u064a      (1005)      \u0648\u0635\u062d\u062d\u0647 \u0627\u0644\u0623\u0644\u0628\u0627\u0646\u064a \u0641\u064a \u0635\u062d\u064a\u062d \u0627\u0644\u062a\u0631\u0645\u0630\u064a ( 1084     (<\/p>\r\n<p>&ldquo;Jika seseorang yang kalian      setujui agama dan akhlaknya mendatangi kalian, maka nikahkanlah dia, karena      kalau tidak maka akan terjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan yang      meluas&rdquo;. (Tirmidzi: 1005 dan dishahihkan oleh Al Baani dalam Shahih      Tirmidzi: 1084)<\/p>\r\n<p>Baca juga jawaban soal nomor:     <a href=\"http:\/\/islamqa.info\/id\/6942\">6942<\/a> dan <a href=\"http:\/\/islamqa.info\/id\/5202\">5202<\/a>.<\/p>\r\n<p>Ketiga:<\/p>\r\n<p>Termasuk syarat yang sesuai      dengan syari&rsquo;at adalah persetujuan mempelai wanita, berdasarkan sabda Nabi      &ndash;shallallahu &lsquo;alaihi wa sallam-:<\/p>\r\n<p>\u0644\u0627 \u062a\u0646\u0643\u062d \u0627\u0644\u0623\u064a\u0645 \u062d\u062a\u0649 \u062a\u0633\u062a\u0623\u0645\u0631 \u0648\u0644\u0627 \u062a\u0646\u0643\u062d \u0627\u0644\u0628\u0643\u0631      \u062d\u062a\u0649 \u062a\u0633\u062a\u0623\u0630\u0646 \u060c \u0642\u0627\u0644\u0648\u0627 : \u064a\u0627 \u0631\u0633\u0648\u0644 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u060c \u0648\u0643\u064a\u0641 \u0625\u0630\u0646\u0647\u0627 \u061f \u0642\u0627\u0644 : \u0623\u0646 \u062a\u0633\u0643\u062a \" \u0623\u062e\u0631\u062c\u0647      \u0627\u0644\u0628\u062e\u0627\u0631\u064a (4741) \u060c \u0648\u0645\u0633\u0644\u0645 (2543) .<\/p>\r\n<p>&ldquo;Tidaklah boleh seorang      wanita yang sendirian dinikahi sampai dimintai persetujuan, dan seorang      gadis yang perawan tidak boleh dinikahi sampai dimintai persetujuannya.      Mereka berkata: &ldquo;Wahai Rasulullah, bagaimana bentuk persetujuannya ?&rdquo;.      Beliau menjawab: &ldquo;Persetujuannya adalah diam&rdquo;. (HR. Bukhori: 4741 dan      Muslim: 2543).<\/p>\r\n<p>Tidak boleh ada seseorang      yang memaksanya untuk menikah dengan seorang tertentu, dan pada saat yang      sama dia tidak boleh menikahkan dirinya sendiri tanpa persetujuan dari      walinya.<\/p>\r\n<p>Keberadaan wali merupakan      syarat yang penting dalam sahnya pernikahan, janganlah dia dipaksa untuk      menikah dengan seseorang yang tidak dicintai olehnya, dalam hal ini dia      tidak dianggap durhaka kepada orang tua, Syeikh Islam berkata: &ldquo;Tidak boleh      bagi kedua orang tua memaksa anaknya untuk menikah dengan seseorang yang      tidak diinginkannya, kalau misalnya dia tidak mengikuti keinginan orang tua      dia tidak dianggap durhaka, seperti halnya memakan&nbsp; makanan yang tidak      diinginkan&rdquo;. (Al Ikhtiyaraat: 344)<\/p>\r\n<p>Keempat:<\/p>\r\n<p>Berkaitan dengan bapak anda      maka kami menasehatinya sebagai berikut:<\/p>\r\n<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;          Mendoakannya dari jarak jauh, tidak ada doa khusus, mintalah kepada Allah      agar Dia memperbaiki keadaannya dan semoga dibukakan hatinya.<\/p>\r\n<p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;          Meminta bantuan kepada rekanan bapak anda atau kepada kerabatnya yang      terpercaya agar menasehatinya.<\/p>\r\n<p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;          Mengusahakan buku-buku dan kaset dengan menggunakan bahasa anda semampunya      yang di dalamnya menganjurkan tentang akhlak yang baik dan memperingatkan      tentang akhlak yang buruk untuk dihadiahkan kepada beliau dengan cara yang      lembut, semoga dengan itu menjadi sebab kesholehannya.<\/p>\r\n<p>Semoga Allah memberikan      taufiq-Nya menuju yang dicintai dan diridhoi-Nya.<\/p>\r\n<p>Wallahu a&rsquo;lam.<\/p>\r\n<\/div>\r\n<div class=\"source\">Soal Jawab Tentang Islam<\/div>","status":1,"created_at":"2015-04-12T20:51:59.000000Z","updated_at":"2015-04-12T20:51:59.000000Z","language_id":48,"fatawacate_id":43,"parent_id":11160,"author_id":"","books":[],"articles":[],"videos":[],"audios":[],"author_name":"","category_name":"\u0627\u0644\u0623\u0646\u0643\u062d\u0629 \u0627\u0644\u0628\u0627\u0637\u0644\u0629","category_slug":"","get_date":"2015-04-12"},"translations":[],"fatawa_books":[],"fatawa_articles":[],"fatawa_videos":[],"fatawa_audios":[],"url":"http:\/\/www.islamland.com\/ind\/api\/fatawas\/11163"}