{"fatawa":{"id":1937,"title":"Apakah Iblis dari jenis Jin atau Malaikat ??","slug":"apakah-iblis-dari-jenis-jin-atau-malaikat","order":"","question":"Apakah Iblis termasuk dari jenis Malaikat atau Jin? Kalau dari jenis Malaikat, mengapa dia berbuat maksiat? Padahal para Malaikat tidak pernah berbuat maksiat. Kalau dari jenis Jin, maka dia juga berhak memilih antara taat atau bermaksiat!! mohon jawabannya.","answer":"<div class=\"answer\" style=\"text-align: center;\">\r\n<div class=\"answer\">\r\n<div class=\"answer\">\r\n<div class=\"answer\">\r\n<div class=\"answer\">\r\n<div class=\"answer\">\r\n<div class=\"answer\">\r\n<div class=\"answer\">\r\n<div class=\"answer\">\r\n<div class=\"answer\">\r\n<div class=\"answer\">\r\n<div class=\"answer\">\r\n<div class=\"answer\">\r\n<div class=\"answer\"><span style=\"font-size: large;\">Alhamdulillah. <\/span>\r\n<p>&nbsp;<\/p>\r\n<p><span style=\"font-size: large;\">Segala puji hanya milik Allah semata,<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-size: large;\">Iblis &ndash; semoga Allah melaknatnya &ndash; adalah dari jenis jin. Tidak pernah sehari pun dia pernah menjadi malaikat, bahkan walau sekejap matapun. Karena Malaikat adalah makluk mulia, tidak pernah berbuat maksiat dan senantiasa mengerjakan apa yang diperintahkan oleh Allah. Banyak sekali ayat-ayat suci Al-Qur'an yang menerangkan secara jelas bahwa Iblis adalah dari jenis Jin bukan dari jenis Malaikat.<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-size: large;\">Di antaranya adalah;<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-size: large;\">1- firman Allah Ta'ala:&nbsp;<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-size: large;\">&nbsp;( \u0648\u064e\u0625\u0650\u0630\u0652 \u0642\u064f\u0644\u0652\u0646\u064e\u0627 \u0644\u0650\u0644\u0652\u0645\u064e\u0644\u0627\u064e\u0626\u0650\u0643\u064e\u0629\u0650 \u0627\u0633\u0652\u062c\u064f\u062f\u064f\u0648\u0627 \u0644\u0622\u0650\u062f\u064e\u0645\u064e \u0641\u064e\u0633\u064e\u062c\u064e\u062f\u064f\u0648\u0627 \u0625\u0650\u0644\u0627\u0651\u064e \u0625\u0650\u0628\u0652\u0644\u0650\u064a\u0633\u064e \u0643\u064e\u0627\u0646\u064e \u0645\u0650\u0646\u064e \u0627\u0644\u0652\u062c\u0650\u0646\u0651\u0650 \u0641\u064e\u0641\u064e\u0633\u064e\u0642\u064e \u0639\u064e\u0646\u0652 \u0623\u064e\u0645\u0652\u0631\u0650 \u0631\u064e\u0628\u0651\u0650\u0647\u0650 \u0623\u064e\u0641\u064e\u062a\u064e\u062a\u0651\u064e\u062e\u0650\u0630\u064f\u0648\u0646\u064e\u0647\u064f \u0648\u064e\u0630\u064f\u0631\u0651\u0650\u064a\u0651\u064e\u062a\u064e\u0647\u064f \u0623\u064e\u0648\u0652\u0644\u0650\u064a\u064e\u0627\u0621\u064e \u0645\u0650\u0646\u0652 \u062f\u064f\u0648\u0646\u0650\u064a \u0648\u064e\u0647\u064f\u0645\u0652 \u0644\u064e\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0639\u064e\u062f\u064f\u0648\u0651\u064c \u0628\u0650\u0626\u0652\u0633\u064e \u0644\u0650\u0644\u0638\u0651\u064e\u0627\u0644\u0650\u0645\u0650\u064a\u0646\u064e \u0628\u064e\u062f\u064e\u0644\u0627\u064b ) &nbsp;\u0627\u0644\u0643\u0647\u0641 \/ 50 .<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-size: large;\">Dan (ingatlah) ketika Kami (Allah) berfirman kepada para Malaikat: \"Sujudlah kamu kepada Adam!!&nbsp; Maka sujudlah mereka kecuali iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turunan-turunannya sebagai pemimpin selain Aku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (dari Allah) bagi orang-orang yang zalim. (QS. Al-Kahfi: 50)<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-size: large;\">2. Allah telah menjelaskan bahwa jin diciptakan dari api.<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-size: large;\">Dia berfirman:<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-size: large;\">\"Dan &nbsp;Kami (Allah) ciptakan Jin sebelum (Adam) dari Api yang sangat panas \" (QS. Al-Hijr: 27).<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-size: large;\">Allah juga berfirman:<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-size: large;\">\"Dan Dia menciptakan Jin dari nyala api \" (QS, Ar-Rahman: 15)<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-size: large;\">Dalam hadits shahih dari Aisyah&nbsp;<em>rodhiallahu 'anha<\/em>, dia berkata: Rasulullah sallallahu'alaihi wasallam bersabda:<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-size: large;\">\"Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari api dan Adam diciptakan sebagaimana telah dijelaskan kepada kalian (dari tanah)\"<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-size: large;\">(HR. Muslim dalam shahihnya, no. 2996, Ahmad no. 24668, Baihaqi di Sunan Kubro, no. 18207, dan Ibnu Hibban, no. 6155)<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-size: large;\">Maka di antara sifat Malaikat adalah diciptakan dari cahaya, sementara jin diciptakan dari api. Ayat-ayat Alqur'an telah menjelaskan bahwa Iblis &ndash;semoga Allah melaknatnya&ndash; diciptakan dari api. Di antaranya terungkap dari jawaban Iblis sendiri ketika Allah&nbsp; bertanya kepadanya sebab pembangkangannya untuk bersujud kepada Adam ketika diperintahkan untuk bersujud kepadanya. Dia (Iblis) berkata:<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-size: large;\">\"Saya lebih baik dari dari dia (Adam), saya diciptakan dari api sementara dia diciptakan dari tanah\" (QS. Al-A'raf: 12)<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-size: large;\">Dari ayat ini menunjukkan bahwa Iblis adalah dari jenis Jin<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-size: large;\">3. Allah telah mensifati Malaikat dalam Al-Qur&rsquo;an Karim dalam firman-Nya: &ldquo;Wahai Orang-orang yang beriman, jagalah diri kamu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya dari manusia dan batu. Di dalamnya ada para malaikat yang sangat keras, tidak pernah berbuat kemaksiatan terhadap perintah Allah dan senantiasa melaksanakan apa yang diperintahkannya\" (QS. At-Tahrim: 6)<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-size: large;\">Di ayat lain Allah juga berfirman: &ldquo;Sebenarnya (Malaikat) adalah hamba yang dimuliakan, mereka tidak mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah-perintah-Nya\" (QS. Al-Anbiya: 26&ndash;27)<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-size: large;\">Firman yang lainnya: &ldquo;Dan hanya kepada Allah apa-apa yang ada di langit, di bumi dari jenis binatang dan Malaikat, mereka bersujud dalam kondisi tidak sombong. Mereka takut kepada Tuhan-Nya yang di atas dan mengerjakan apa yang diperintahkan&ldquo; (QS. An-Nahl: 49 &ndash; 50)<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-size: large;\">Oleh karena itu tidak mungkin para Malaikat itu berbuat maksiat kepada Tuhannya sementara mereka maksum (terjaga) dari kesalahan dan mempunyai karakter berbuat ketaatan.<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-size: large;\">4. sementara Iblis bukan dari jenis Malaikat, sesungguhnya dia juga tidak dipaksa untuk taat, akan tetapi dia mempunyai pilihan sebagaimana kita kalangan manusia juga diberi pilihan. Allah berfirman: &ldquo;Sesungguhnya Kami (Allah) telah memberikan jalan, apakah dia bersyukur atau dia kufur\".<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-size: large;\">Maka dari kalangan jin pun ada yang kafir dan ada yang muslim, sebagaimana Allah berfirman dalam surat Al-Jin:<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-size: large;\">&ldquo;Katakanlah, diwahyukan kepadaku, bahwa ada segolongan jin mendengarkan (Al-Qur&rsquo;an) kemudian mereka berkata: &ldquo;Sesungguhnya kami mendengarkan Al-Qur&rsquo;an yang sangat menakjubkan. Yang memberikan petunjuk kepada kebagusan sehingga kami beriman kepadanya dan tidak menyekutukan terhadap Tuhan kami sedikitpun juga&ldquo; (QS. Al-Jin: 1 -2)<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-size: large;\">Dan dalam surat yang sama jin juga berkata: &ldquo;Dan sesungguhnya ketika kami mendengarkan petunjuk (Al-Qur&rsquo;an) maka kami beriman. Dan barangsiapa yang beriman maka dia tidak takut akan pengurangan pahala dan tidak (takut juga) akan penambahan dosa dan kesalahan. Dan di antara kami ada orang-orang yang taat dan ada juga orang-orang yang menyimpang dari kebenaran&hellip;\"<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-size: large;\">Ibnu Katsir dalam tafsirnya berkata: &ldquo;Hasan Al-Bashri berkata, 'Iblis tidak pernah menjadi malaikat sekejap pun jua. Sesungguhnya dia dari jenis Jin, sebagaimana Adam adalah asal manusia&ldquo; (Diriwayatkan oleh At-Thobari dengan sanad yang shahih. Lihat Juz: 3 \/ 89)<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-size: large;\">Sebagian ulama&rsquo; ada yang berpendapat bahwa Iblis merupakan golongan malaikat. Dia disebut-sebut sebagai burung meraknya malaikat, disebut pula sebagai malaikat yang paling rajin beribadah, dan ungkapan-ungkapan lain yang kebanyakan bersumber dari riwayat israiliyat. Di antaranya bertentangan dengan nash-nash yang jelas di Al-Qur&rsquo;anul Karim.<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-size: large;\">Ibnu katsir memaparkan lebih jelas lagi tentang hal tersebut, berliau berkata: &ldquo;Banyak atsar yang diriwayatkan berkaitan dengan masalah ini dari ulama&rsquo; salaf. Akan tetapi kebanyakan bersumber dari riwayat Israiliyat &ndash;yang hanya dinukil untuk dilihat saja&ndash;. Hanya Allah saja yang mengetahui kondisi kebanyakan riwayat tersebut. Di antaranya juga ada riwayat yang jelas kebohongannya karena menyalahi kebenaran yang telah kita ketahui. Sementara berita yang terdapat dalam Al-Qur&rsquo;an sudah sangat cukup dibanding berita-berita masa lalu yang sering tidak lepas dari adanya &nbsp;penggantian, penambahan atau pengurangan, bahkan banyak cerita yang dibuat-buat. Padahal &nbsp;mereka (umat terdahulu) tidak memiliki ulama&rsquo; pakar dan spesialis yang dapat membersihkan cerita-cerita tersebut dari penyelewengan orang-orang berlebihan dan dari tambahan orang-orang yang berbuat kebatilan. Sebagaimana dalam umat ini (umat Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam) terdapat para ulama terbaik, para pakar yang sangat kredibel dan bertakwa serta ahli dalam melakukan kritik riwayat &nbsp;yang telah membukukan hadits dan memilah-milahnya dan menyeleksi mana hadits yang shahih, hasan, lemah, matruk (ditinggalkan) atau maudhu' (palsu). Mereka &nbsp;pun menerangkan siapa para pemalsu hadits, orang-orang yang dituduh pendusta serta yang tidak dikenal jatidirinya, dan ciri-ciri lainnya dari para perawi, sebagai upaya untuk menjaga kedudukan Nabi Muhammad sallallahu&rsquo;alaih wasallam yang sangat mulia, pemimpin umat manusia, dari riwayat-riwayat dusta yang disematkan kepada beliau atau dikatakan dari beliau. Semoga Allah meridhai mereka dan menjadikan surga Firdaus menjadi tempat mereka.\" (Tafsir Al-Qur'anul Adzim, juz 3\/90)<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-size: large;\"><em>Wallahu ta'ala a'lam<\/em>.<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div class=\"source\"><span style=\"font-size: large;\">Soal Jawab Tentang Islam<\/span><\/div>\r\n<p>&nbsp;<\/p>\r\n<\/div>\r\n<\/div>\r\n<\/div>\r\n<\/div>\r\n<\/div>\r\n<\/div>\r\n<\/div>\r\n<\/div>\r\n<\/div>\r\n<\/div>\r\n<\/div>\r\n<\/div>\r\n<\/div>","status":1,"created_at":"2015-05-22T06:00:00.000000Z","updated_at":"2015-05-22T06:00:00.000000Z","language_id":48,"fatawacate_id":12,"parent_id":1931,"author_id":"","books":[],"articles":[],"videos":[],"audios":[],"author_name":"","category_name":"\u0627\u0644\u0625\u064a\u0645\u0627\u0646 \u0628\u0627\u0644\u062c\u0646 \u0648\u0627\u0644\u0633\u062d\u0631 \u0648\u0627\u0644\u0639\u064a\u0646","category_slug":"","get_date":"2015-05-22"},"translations":[],"fatawa_books":[],"fatawa_articles":[],"fatawa_videos":[],"fatawa_audios":[],"url":"http:\/\/www.islamland.com\/ind\/api\/fatawas\/1937"}